Thursday, January 07, 2010

Identitas "Segullah", Penyemangat di 2010



Keluaran 19:4-5
"Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi."



Membaca ayat ini (sewaktu Saat Teduh), sepintas terkenang seorang dosen import kami yang bernama Mr Richard. Beliau seorang yang sangat pandai (dengan 3 gelar Dth nya [lek gak salah :p]), namun sayang pemakaian bahasa Indonesianya masi kurang begitu fasih, sehingga beberapa kali penjelasan yang diberikan tidak terjerat oleh otak kami.

Tetapi suatu kali saya terkesan dengan penjelasannya mengenai perikop ini (Kel 19). Secara khusus, pusat perhatian saya tercurah pada kata "Harta kesayangan-Ku." Kata ini berasal dari bahasa Ibrani "Segullah". Alkitab versi NAS menterjemahkannya "My own possesion"; NET dan NKJ "my special possesion"; bahkan NIV mengartikannya sebagai "My treasure possesion".

Kata "Segullah" seringkali digunakan untuk seorang raja, dimana setiap raja biasanya memiliki harta yang paling berharga yang sangat disayangi. Oleh karena itu, harta tersebut harus berada dalam perlindungan yang ketat.
Bayangkan jika kita menemukan berlian yang indah nan elok tiada duanya, tidak mungkin kita mengabaikannya disamping asbak rokok bukan? Tidak juga di dekat botol kecap. Berlian itu pasti di taruh di tempat yang super aman dan terlindung. Jika perlu di simpan di bank yang menjamin keamanannya. Sebab mutiara itu adalah harta yang berharga mka ia harus terlindungi.

Hal ini sama seperti seorang Yahudi pada zaman Tuhan Yesus yang menyimpan harta berharganya di dalam lubang agar tidak dapat tercuri. Karena pada waktu itu memang tidak ada tempat yang lebih baik untuk melindungi hartanya selain di dalam tanah (karena itu Yesus pernah memberikan perumpamaan mengenai harta yang terpendam).
Apalgi seorang raja. Saya rasa segullah yang ia punya akan disimpan diruangan khusus yang dikawal oleh beberapa pasukan yang tidak boleh terlelap di depan pintunya. Wajar saja, jika seseorang menyayangi sesuatu, ia akan menjaga dan melindungi sesuatu itu mati-matian.

Menariknya, dalam Keluaran 19:5 ini Israel dikatakan sebagai "Segullah" milik Allah. Israel adalah bangsa pilihan yang mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dari Allah. Tak heran bangsa Israelpun mendapatkan perlindungan yang luar biasa. Penjagaan Allah terlihat ketika bangsa Israel ke luar dari Mesir. Begitu banyak penyertaan yang diberikannya. Bahkan sesampainya di Kanaan, tangan Allah yang kuat itu tetap menjaga dan melindungi Israel. Hal ini wajar, karena sekali lagi, Israel adalah "Segullah" milik Tuhan, yang special dan berharga.

Kita orang percayapun sebenarnya adalah "Segullah" milik Tuhan yang special (bahkan very special). Apa yang tertulis dalam Keluaran 19:5 ini kemudian di lanjutkan dalam 1 Petrus 2:9 yang mengatakan "1 Peter 2:9 Tetapi kalian adalah bangsa yang terpilih, imam-imam yang melayani raja, bangsa yang kudus, khusus untuk Allah, umat Allah sendiri (Segullah). Allah memilih kalian dan memanggil kalian keluar dari kegelapan untuk masuk ke dalam terang-Nya yang gemilang, dengan maksud supaya kalian menyebarkan berita tentang perbuatan-perbuatan-Nya yang luar biasa."
Dalam perikop ini Petrus mengingatkan kepada semua orang-orang percaya, bahwa mereka adalah umat Allah, atau "segullah" milik Allah.

Karena itu betapa bahagianya jika kita yang percaya boleh menjadi "Segullah" milik-Nya, yang special, dan yang berharga. Karena kita "Segullah" kepunyaan-Nya, maka Ia pasti akan melindungi kita dengan baik. Tidak ada satupun musuh yang dapat melepaskan kita dari perlindungan-Nya.
Mari kita hadapi 2010 ini dengan keyakinan bahwa kita adalah "Segullah" milik Allah yang berharga. Dengan keyakinan ini, biarlah 2010 boleh terlalui dengan penuh gairah dan semangat, serta dilimpahi dengan rasa syukur atas kehadiran-Nya yang senantiasa melindungi kita
GBus

No comments: